Sekolah dan Universitas Terbaik di Dunia

Kabar Tercepat dan Sisi Terbaik Setiap Ulasan

Beasiswa dan Kesempatan Kerja

Karir Terbaik di Masa Muda Anda

Sunday, April 22, 2018

Jadwal Kegiatan Calon Mahasiswa Baru UIN SUSKA RIAU TA. 2018/2019

JADWAL MABA
Dari                 : Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Kepada            : Calon Mahasiswa Baru UIN Sultan Syarif Kasim Riau Tahun Akademik 2018/2019
Hal                   : Jadwal Kegiatan Calon Mahasiswa Baru TA. 2018/2019

JADWAL Pendaftaran Ujian Masuk UIN SUSKA RIAU tahun 2018

UIN Riau menyampaikan bahwa jumlah Mahasiswa UIN Suska Riau tahun 2017  berjumlah 27.464 orang yang tersebar di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas  Syari'ah dan Hukum, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Psikologi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, dan Fakultas Pertanian dan Peternakan.

“Dan pada tahun 2018 ini UIN Suska Riau menyediakan kuota untuk mahasiswa baru sebanyak 5.090 orang. Dan kuota tersebut sudah dibagikan menurut kelompok program studi.” Terang Purwanti, S.Kom.

Pertama, Program Studi Umum dengan porsi kuotanya untuk jalur SNMPTN 30 %, jalur SBMPTN 40% dan jalur MANDIRI 30%. Kedua, Program Studi Agama dengan porsi kuotanya untuk  jalur SPAN-PTKIN 50%, jalur jalur  UM-PTKIN 30% dan jalur MANDIRI 20%.

“Untuk Jalur Penerimaan Nasional  Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) informasi bisa mengunjungi laman website www.snmptn.ac.id. Untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBM-PTN) informasi pada laman www.sbmptn.ac.id. Untuk Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPANPTKIN) informasi pada laman www.span-ptkin.ac.id dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) informasi pada laman www.um-ptkin.ac.id ” terang Purwanti lagi

Sedangkan untuk Jalur Penerimaan Mandiri dibagi menjadi dua yakni Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Undangan dan Jalur Ujian Tulis, informasi lengkap bisa mengunjungi laman http://pmb.uin-suska.ac.id dan  http://pmb.uin-suska.ac.id.

 Jadwal PMB Jalur Tulis:
  • Pra Daftar : 9 Mei s.d. 12 Juni 2018
  • Pembayaran Uang Pendaftaran : ( Bank BRI dan BNI Syariah / ATM ) 9 Mei s.d. 21 Juni 2018
  • Pendaftaran Online : 9 Mei s.d. 23 Juni 2018
  • Ujian : 3  s.d. 14 Juli 2018
  • Pengumuman Hasil Seleksi : Lihat pada laman  http://pmb.uin-suska.ac.id
  • Ketentuan dan Persyaratan, Selengkapnya dapat dilihat pada laman PMB Tulis di http://pmb.uin-suska.ac.id

Terakhir Purwanti juga memastikan bahwa di UIN Riau juga menyediakan beasiswa bagi Mahasiswa yang berprestasi, yakni Beasiswa Prestasi Akademik, Beasiswa Bidik Misi, Beasiswa Supersemar, Beasiswa Bank Indonesia, Beasiswa Bidik Misi Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Beasiswa Khusus Fakultas Tarbiyah.

“Tentu untuk mendapatkan beasiswa ini harus memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak pemberi beasiswa. Untuk informasi lebih lengkap mengenai Beasiswa di UIn Riau ini bisa mengunjungi laman web http://kemahasiswaan.uin-suska.ac.id.” tutup Purwanti. (Asral)

Tuesday, April 17, 2018

Curhatan Siswa Soal UNBK Tingkat SMA dan Sederajat 2018 Terlalu Sulit

Belakangan viral keluhan dari para siswa peserta UNBK 2018. Mereka mengeluhkan adalah soal-soal yang diujikan tidak semuanya pernah di ajarkan dalam pelajaran selam 3 tahun di SMA. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meengindikasikan ada malpraktik.

Retno Listyarti komisioner KPAI mengungkapkan bahwa lembaganya menerima 27 aduan mengenai sulitnya soal UNBK yang belum pernah diajarkan sebelumnya. Aduan tersebut berasal dari siswa di daerah Jabodetabek.

“Para siswa pengadu mengaku tidak pernah diajarkan tentang soal tersebut selama pengajaran 3 tahun di SMA”, Ujar Retno di Jakarta (17/4).

Retno juga menyesalkan sulitnya soal UN tingkat SMU dan sederajat tahun ini. KPAI merasa prihatin terhadap adanya keluhan-keluhan mengenai sulitnya soal UNBK 2018 yang viral di sosial media dan menemukan ada indikasi Malpraktik.

Namun Retno, mengapresiasi kepada parasiswa karena berani bersuara di sosial media.

“Menguji siwa dengan soal yang tidak pernah diajarkan di sekolah merupakan tindakan mall praktek”, Tegas Retno.

KPAI juga menyesalkan respon cepat, Kemendikbud yang menyatakan soal UNBK memang sengaja dibuat sulit.

“KPAI menemukan masalah dalam soal UNBK matematika tingkat SMU, KPAI meminta Kemendikbud segera melakukan evaluasi terhadap penyelengaraan UNBK yang telah berlalu secara transparan, Karena ada indikasi mall praktek evaluasi yang menimbulkan ketidakadilan bagi anak-anak peserta UNBK SMA”, Ungkap retno.

Ditemui di tempat terpisah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan soal ujian nasional berbasis komputer ( UNBK) Matematika tahun ini lebih sulit dibandingkan tahun sebelumnya karena
menyesuaikan standar internasional.

Muhajir juga mengungkapkan, model soal penalaran dianggap salah satu tuntutan kompetensi dalam pembelajaran abad 21, yakni berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.

Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), soal UN tahun 2018 dikembangkan berdasarkan kisi-kisi yang disusun oleh Kemendikbud.

Penyusunannya melibatkan para guru yang selanjutnya ditetapkan oleh BSNP pada bulan Agustus 2017 yang dimuat di laman [url]http://bsnp-indonesia.org.[/url]

Kisi-kisi tersebut pun disusun sesuai kompetensi dasar yang harus diajarkan oleh guru sebagaimana dijabarkan dalam kurikulum pembelajaran di sekolah dan dituangkan dalam buku mata pelajaran.

“Kisi-kisi ini dibuat secara umum atau generik, tidak spesifik mengarah pada suatu bentuk soal tertentu,” jelas Muhadjir.

Muhajir juga tetap menmotivasi para siswa untuk belajar lebih giat dan serius karena tantangan kedepan semakin kompetitif.

“Tetaplah bersemangat, belajar sungguh-sungguh, dan senantiasa berusaha meningkatkan kemampuan dan kompetensi masing-masing. Jadilah manusia pembelajar sepanjang hayat,” tegas Muhadjir.

Tata Cara Ujian SBMPTN berbasis ANDROID, kamu bisa Ujian dari Rumah?

Ada yang berbeda di SBMPTN 2018; Peserta boleh ujian dengan smartphoneatau gadgetnya sendiri. Yup, secara teknis pelaksanaan, panitia SBMPTN berusaha melakukan peningkatan. Inovasi dan perubahan apa saja yang dilakukan tahun ini serta apa yang perlu disiapkan peserta SBMPTN 2018?

Targetnya, jumlah peserta UTBK pada SBMPTN 2018 meningkat 10 kali lipat dibandingkan SBMPTN 2017 lalu. Tahun lalu, ujian berbasis komputer diikuti sekitar 22 ribu peserta, sedangkan tahun ini diharapkan mencapai 200 ribu peserta. Tujuannya tentu supaya lebih efisien secara waktu maupun biaya. Lagipula, sudah saatnya kemajuan teknologi dimanfaatkan masyarakat, salah satunya untuk melakukan seleksi skala nasional. Apalagi tahun ini untuk jenjang SMA dan sederajat Ujian Nasional dilakukan 100 persen berbasis komputer.
Di sisi lain, UTBK juga memiliki kendala. Yang paling terasa adalah ketersediaan komputer yang masih kurang. UN sendiri dibagi 3 sesi sehingga 1 komputer bisa digunakan 3 peserta UN. Sedangkan SBMPTN hanya ada 1 sesi, jadi nggak bisa bergantian.
SBMPTN dengan Android Peserta
Nah, karena jumlah komputer yang tersedia kurang, maka mulai tahun ini peserta bisa ujian dengan smartphone atau tablet Android masing-masing. Yup, SBMPTN tahun ini menggunakan aplikasi Andrioid.  Nah, gadget yang boleh digunakan hanya yang sesuai kualifikasi, yaitu:
Untuk smartphone (android)
  • Ukuran minimal 4.5 inci dan maksimal 6.9 inci
  • Operation System Android 4.4 Kitkat (minimal)
  • Level API 19
  • RAM 1.5 GB
  • Resolusi 720 x 960 pixel, DPI 240
  • Protocol Wireless 802.11n/802.11ac
  • Free memory 200MB
  • Free internal storage 200MB, free external storage 100MB
Untuk tablet
  • Ukuran minimal 7 inci
  • Operation System Android 4.4 Kitkat (minimal)
  • Level API 19
  • RAM 1 GB
  • Resolusi 600 x 800 pixel, DPI 160
  • Protocol Wireless 802.11n/802.11ac
  • Free memory 200MB
  • Free internal storage 200MB, free external storage 100MB

Nah, tahun ini ujian menggunakan smartphone atau tablet peserta hanya dilakukan di panlok lokal dengan jumlah pesert terbatas. Nggak heran sih, mengingat prosedur ini baru pertama kali dilakukan.
Jika dinilai sukses, bukan nggak mungkin tahun depan SBMPTN dengan aplikasi Android dan menggunakan gadget masing-masing peserta bakalan makin meluas. Uji coba aplikasi Mobile Assisted Testing (MAT) SBMPTN 2018 sendiiri sudah dilakukan 3 Februari lalu di  Universitas Padjadjaran.
BISA UJIAN DARI RUMAH?
Tentu saja pertanyaan ini tidak tepat, karena yang namanya ujian ada pengawas dan ada tempat steril yang layak untuk melaksanakan ujian.

Nah, jika kamu berminat ikutan, pastikan gadget kamu sesuai kualifikasi serta batere gadget dalam keadaan penuh. Sebaiknya bawa power bank untuk berjaga-jaga. Trus, hapusin deh, file dan foto-foto yang nggak diperlukan dalam hape.
Bukannya kalau pakai gadget sendiri, banyak peluang terjadi kecurangan? Misalnya, mengintip file yang lain atau browsing? Setiap metode pasti ada kemungkinan untuk curang. Dari mulai cara yang "tradisional" seperti nanya peserta lain hingga yang canggih. Nah, inilah tantangan bagi panitia untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Sebaliknya, sebagai peserta, jangan coba-coba berbuat kecurangan. Risikonya berat, gaes!
Tapi bisa juga peserta jadi salfok gara-gara ujian pake gadget sendiri, Misalnya, tiba-tiba malah kepoin foto-foto artis atau mantan ketimbang ngeliat dan ngerjain soal #salfok !

Cara Pendaftaran SBMPTN 2018 (Informasi Situs Resmi)

Dikutip dari laman sbmptn 2018:

Seleksi bersama penerimaan mahasiswa baru di lingkungan PTN melalui ujian tulis telah menunjukkan berbagai keunggulan dan keuntungan, baik bagi peserta, PTN, maupun bagi kepentingan nasional. Bagi peserta, keuntungan seleksi bersama adalah lebih efisien, murah, dan fleksibel dengan adanya mekanisme lintas wilayah.


SBMPTN adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui ujian tulis atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan. Pelaksanaan SBMPTN tahun 2018 terdiri atas Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2016, 2017, dan 2018 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2016, 2017, dan 2018. Pada tahun ini Panitia Pusat akan melakukan peningkatan layanan peserta UTBK.

Ujian tulis yang terdiri atas UTBC dan UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik pengembangan tes. Ujian tulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan dasar yang dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek), serta bidang sosial dan humaniora (soshum). Selain mengikuti UTBC atau UTBK, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan (UK).

Ketentuan Umum dan Persyaratan


  1. Ketentuan Umum
SBMPTN 2018 merupakan seleksi yang dilakukan oleh PTN di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Kementerian Agama secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat dengan seleksi berdasarkan hasil UTBC atau UTBK, atau kombinasi hasil ujian tulis dan/atau ujian keterampilan.

  1. Persyaratan
  1. Pendaftaran
    1. Warga Negara Indonesia
    2. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat atau Paket C tahun 2016 dan 2017 harus memiliki ijazah.
    3. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat atau Paket C tahun 2018 minimal harus memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) yang sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang dibubuhi cap/stempel yang sah. Pada proses pendaftaran online, SKL belum diperlukan; tetapi pada saat mengikuti ujian tulis, peserta wajib membawa SKL.
    4. Peserta seleksi memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran pembelajaran di program studinya.
    5.  
  2. Penerimaan
    • Peserta seleksi lulus pendidikan SMA/SMK/MA atau sederajat atau Paket C, lulus SBMPTN 2018, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.
    • Peserta seleksi lulus pendidikan SMA/SMK/MA atau sederajat atau Paket C, lulus SBMPTN 2018, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Prosedur Pendaftaran


  1. Pendaftaran SBMPTN 2018 dilakukan secara online. Tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id.
  2. Tata cara pengisian borang pendaftaran ujian tulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.sbmptn.ac.id mulai tanggal 29 Maret 2018.
  3. Pendaftaran online UTBC dan UTBK mulai tanggal 5 April 2018 pukul 08.00 WIB dan berakhir tanggal 27 April 2018 pukul 22.00 WIB. Pendaftaran online UTBK akan ditutup apabila jumlah kuota pendaftar telah terpenuhi.

Jenis Ujian


  1. Ujian Tulis (UTBC atau UTBK)
Materi Ujian Tulis terdiri atas:
  1. Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) terdiri atas mata uji Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, TPA Verbal, TPA Numerikal, dan TPA Figural.
  2. Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) terdiri atas mata uji Matematika IPA, Biologi, Kimia, dan Fisika.
  3. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
Ujian tulis dilaksanakan dengan memilih 1 (satu) dari 2 (dua) metode, yaitu :
  1. Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC)
  2. Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yang dipilih salah 1 (satu) dari cara berikut:
    1. UTBK menggunakan desktop (PC) yang disediakan panitia
    2. UTBK menggunakan perangkat bergerak (Tablet atau Telepon Pintar) berbasis Android yang dibawa sendiri oleh peserta. Dengan spesifikasi.
  1. Ujian Keterampilan
Ujian Keterampilan (UK) diperuntukkan bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan keolahragaan terdiri atas:
  1. UK Seni Rupa, Kriya, dan Desain: berupa Tes Menggambar, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk Tes Gambar)
  2. UK Tari: berupa Tes Tari Bentuk, Tes Kreativitas, Imitasi Gerak, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara).
  3. UK Musik, Seni Karawitan dan Etnomusikologi yang terdiri dari:
    1. UK Musik: berupa Tes Musikalitas, Tes Praktik Instrumen, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara).
    2. UK Seni Karawitan : berupa Tes Musikalitas, Tes Praktik Instrumen, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara)
    3. UK Etnomusikologi: berupa Tes Musikalitas, Tes Praktik Instrumen, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara)
  4. UK Teater dan Seni Pertunjukan: berupa Tes Praktik Pemeranan, Tes Gambar dan Penulisan Kreatif, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara)
  5. UK Fotografi: berupa Tes Praktik Fotografi serta Tes Pengetahuan dan Wawasan.
  6. UK Film dan Televisi: berupa Tes Praktik Membuat Storytelling , Tes gambar sketsa sinematik, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara)
  7. UK Olahraga: berupa Tes Kesehatan dan Tes Keterampilan Motorik.

Kelompok Ujian


Kelompok ujian tulis SBMPTN terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu:
  1. Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TKPA dan TKD Saintek.
  2. Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TKPA dan TKD Soshum.
  3. Kelompok Ujian Campuran dengan materi ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.
Setiap peserta dapat memilih kelompok ujian Saintek, Soshum, atau Campuran.

Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan


  1. Program Studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum.
  2. Peserta dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
    2. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
    3. Jika program studi yang dipilih terdiri atas kelompok Saintek dan Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Campuran.
  3. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi dapat memilih program studi di PTN mana pun.
  5. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) atau 3 (tiga) program studi, salah satu program studi pilihannya harus di PTN yang berada dalam satu wilayah pendaftaran dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan Program Studi yang lain dapat di PTN yang berada di luar wilayah pendaftaran tempat peserta mengikuti ujian.
  6. Daftar wilayah pendaftaran, program studi, daya tampung per PTN tahun 2018, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2017 dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.ac.id mulai tanggal 29 Maret 2018.


Biaya Seleksi 

  1. Biaya seleksi yang ditanggung oleh peserta adalah sebesar Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah).
  2. Biaya seleksi dapat dibayarkan melalui salah satu bank berikut: Bank MandiriBNI, atau BTN.
  3. Biaya seleksi yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.


Jadwal Ujian


  1. Ujian Tulis (UTBC dan UTBK):
UTBC dan UTBK dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 8 Mei 2018.
  1. Ujian Keterampilan :
Ujian Keterampilan dilaksanakan pada hari Rabu dan/atau Jumat, tanggal 9 dan/atau 11 Mei 2018.


Pengumuman Hasil Seleksi


Hasil ujian akan diumumkan pada hari Selasa, 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB dan dapat diakses di laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id.

PENGUMUMAN SNMPTN 2018 Terbaru KLIK disini :

 Hari yang ditunggu-tunggu calon mahasiswa di Indonesia akhirnya tiba. Sore ini, hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 diumumkan. 

"Diumumkan sore ini pukul 17.00 WIB," kata Koordinator Humas SNMPTN/SBMPTN 2018 Tunjung W Sutirto, Selasa (17/4/2018). 

SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester 1 sampai 5 bagi SMA/SMK/MA atau sederajat dengan masa belajar 3 tahun atau semester 1 sampai 7 bagi SMK dengan masa belajar 4 tahun, serta portofolio akademik.


Setelah pendaftaran dibuka dari 21 Februari- 6 Maret 2018, hasilnya akan diumumkan pada hari ini, 17 April 2018. 

Pengumuman bisa disimak di situs resmi SNMPTN. Selain itu, panitia SNMPTN menyediakan 12 laman mirror untuk menayangkan pengumuman.

Untuk memudahkan Anda pembaca, sebagaimana pada SNMPTN 2018, detikcom akan ikut menyajikan hasil pengumuman SNMPTN 2018. Hasil seleksi akan diunggah dalam waktu berdekatan dengan pengumuman di laman resmi SNMPTN.

Jadi, siap-siap dan cek nama kamu di detikcom pukul 17.00 WIB nanti. 


Pertanyaan ttg SNMPTN bisa di WA/Mesengger KLIK : 

Wednesday, April 11, 2018

Mahasiswa Bisa Ajukan Kredit Pendidikan ke BTN, Ini Mekanismenya:

MEKANISME KREDIT PENDIDIKAN HINGGA 200 JUTA ke BANK BTN:
Bank Tabungan Negara (BTN) meluncurkan kredit pendidikan untuk mahasiswa jenjang S-1, S-2, dan S-3, Selasa (10/4).

Mahasiswa bisa meminjam maksimal Rp 200 juta dengan bunga flat 6,5 persen selama lima tahun.
Kredit pendidikan tersebut telah bekerja sama dengan 23 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Untuk meminjam, mahasiswa harus memiliki penghasilan, baik tetap maupun tidak tetap.
Jika belum memiliki penghasilan, mahasiswa bisa mengajukan kredit pendidikan atas nama orang tuanya sehingga yang mencicil kredit nanti orang tua mahasiswa tersebut.
Cicilannya langsung dibayar setelah akad kredit sehingga tidak perlu menunggu mahasiswa lulus.
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono mengungkapkan, tidak ada kriteria khusus mengenai jurusan yang diambil mahasiswa. Mahasiswa dari semua jurusan bisa mengajukan kredit.
’’Untuk mitigasi risikonya, nanti kan ijazah mahasiswa itu bisa ditahan. Kemudian, karena ini bisa juga diajukan nasabah existing seperti nasabah KPR (kredit pemilikan rumah) BTN, nanti agunan rumah KPR-nya dihubungkan dengan kredit pendidikan ini. Kan rumahnya itu naik terus nilainya tiap tahun,’’ jelas Maryono.
BTN menargetkan kredit tersebut terserap Rp 500 miliar tahun ini.
Kredit pendidikan nanti dikembangkan untuk siswa SD, SMP, dan SMA swasta. Sekolah negeri tidak diberi kredit pendidikan.
Sebab, pendidikan di sekolah negeri rata-rata sudah gratis atau lebih murah dengan adanya bantuan operasional sekolah (BOS):