Tuesday, April 17, 2018

Curhatan Siswa Soal UNBK Tingkat SMA dan Sederajat 2018 Terlalu Sulit

Belakangan viral keluhan dari para siswa peserta UNBK 2018. Mereka mengeluhkan adalah soal-soal yang diujikan tidak semuanya pernah di ajarkan dalam pelajaran selam 3 tahun di SMA. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meengindikasikan ada malpraktik.

Retno Listyarti komisioner KPAI mengungkapkan bahwa lembaganya menerima 27 aduan mengenai sulitnya soal UNBK yang belum pernah diajarkan sebelumnya. Aduan tersebut berasal dari siswa di daerah Jabodetabek.

“Para siswa pengadu mengaku tidak pernah diajarkan tentang soal tersebut selama pengajaran 3 tahun di SMA”, Ujar Retno di Jakarta (17/4).

Retno juga menyesalkan sulitnya soal UN tingkat SMU dan sederajat tahun ini. KPAI merasa prihatin terhadap adanya keluhan-keluhan mengenai sulitnya soal UNBK 2018 yang viral di sosial media dan menemukan ada indikasi Malpraktik.

Namun Retno, mengapresiasi kepada parasiswa karena berani bersuara di sosial media.

“Menguji siwa dengan soal yang tidak pernah diajarkan di sekolah merupakan tindakan mall praktek”, Tegas Retno.

KPAI juga menyesalkan respon cepat, Kemendikbud yang menyatakan soal UNBK memang sengaja dibuat sulit.

“KPAI menemukan masalah dalam soal UNBK matematika tingkat SMU, KPAI meminta Kemendikbud segera melakukan evaluasi terhadap penyelengaraan UNBK yang telah berlalu secara transparan, Karena ada indikasi mall praktek evaluasi yang menimbulkan ketidakadilan bagi anak-anak peserta UNBK SMA”, Ungkap retno.

Ditemui di tempat terpisah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan soal ujian nasional berbasis komputer ( UNBK) Matematika tahun ini lebih sulit dibandingkan tahun sebelumnya karena
menyesuaikan standar internasional.

Muhajir juga mengungkapkan, model soal penalaran dianggap salah satu tuntutan kompetensi dalam pembelajaran abad 21, yakni berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.

Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), soal UN tahun 2018 dikembangkan berdasarkan kisi-kisi yang disusun oleh Kemendikbud.

Penyusunannya melibatkan para guru yang selanjutnya ditetapkan oleh BSNP pada bulan Agustus 2017 yang dimuat di laman [url]http://bsnp-indonesia.org.[/url]

Kisi-kisi tersebut pun disusun sesuai kompetensi dasar yang harus diajarkan oleh guru sebagaimana dijabarkan dalam kurikulum pembelajaran di sekolah dan dituangkan dalam buku mata pelajaran.

“Kisi-kisi ini dibuat secara umum atau generik, tidak spesifik mengarah pada suatu bentuk soal tertentu,” jelas Muhadjir.

Muhajir juga tetap menmotivasi para siswa untuk belajar lebih giat dan serius karena tantangan kedepan semakin kompetitif.

“Tetaplah bersemangat, belajar sungguh-sungguh, dan senantiasa berusaha meningkatkan kemampuan dan kompetensi masing-masing. Jadilah manusia pembelajar sepanjang hayat,” tegas Muhadjir.
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

0 comments:

Post a Comment