Tuesday, April 17, 2018

Tata Cara Ujian SBMPTN berbasis ANDROID, kamu bisa Ujian dari Rumah?

Ada yang berbeda di SBMPTN 2018; Peserta boleh ujian dengan smartphoneatau gadgetnya sendiri. Yup, secara teknis pelaksanaan, panitia SBMPTN berusaha melakukan peningkatan. Inovasi dan perubahan apa saja yang dilakukan tahun ini serta apa yang perlu disiapkan peserta SBMPTN 2018?

Targetnya, jumlah peserta UTBK pada SBMPTN 2018 meningkat 10 kali lipat dibandingkan SBMPTN 2017 lalu. Tahun lalu, ujian berbasis komputer diikuti sekitar 22 ribu peserta, sedangkan tahun ini diharapkan mencapai 200 ribu peserta. Tujuannya tentu supaya lebih efisien secara waktu maupun biaya. Lagipula, sudah saatnya kemajuan teknologi dimanfaatkan masyarakat, salah satunya untuk melakukan seleksi skala nasional. Apalagi tahun ini untuk jenjang SMA dan sederajat Ujian Nasional dilakukan 100 persen berbasis komputer.
Di sisi lain, UTBK juga memiliki kendala. Yang paling terasa adalah ketersediaan komputer yang masih kurang. UN sendiri dibagi 3 sesi sehingga 1 komputer bisa digunakan 3 peserta UN. Sedangkan SBMPTN hanya ada 1 sesi, jadi nggak bisa bergantian.
SBMPTN dengan Android Peserta
Nah, karena jumlah komputer yang tersedia kurang, maka mulai tahun ini peserta bisa ujian dengan smartphone atau tablet Android masing-masing. Yup, SBMPTN tahun ini menggunakan aplikasi Andrioid.  Nah, gadget yang boleh digunakan hanya yang sesuai kualifikasi, yaitu:
Untuk smartphone (android)
  • Ukuran minimal 4.5 inci dan maksimal 6.9 inci
  • Operation System Android 4.4 Kitkat (minimal)
  • Level API 19
  • RAM 1.5 GB
  • Resolusi 720 x 960 pixel, DPI 240
  • Protocol Wireless 802.11n/802.11ac
  • Free memory 200MB
  • Free internal storage 200MB, free external storage 100MB
Untuk tablet
  • Ukuran minimal 7 inci
  • Operation System Android 4.4 Kitkat (minimal)
  • Level API 19
  • RAM 1 GB
  • Resolusi 600 x 800 pixel, DPI 160
  • Protocol Wireless 802.11n/802.11ac
  • Free memory 200MB
  • Free internal storage 200MB, free external storage 100MB

Nah, tahun ini ujian menggunakan smartphone atau tablet peserta hanya dilakukan di panlok lokal dengan jumlah pesert terbatas. Nggak heran sih, mengingat prosedur ini baru pertama kali dilakukan.
Jika dinilai sukses, bukan nggak mungkin tahun depan SBMPTN dengan aplikasi Android dan menggunakan gadget masing-masing peserta bakalan makin meluas. Uji coba aplikasi Mobile Assisted Testing (MAT) SBMPTN 2018 sendiiri sudah dilakukan 3 Februari lalu di  Universitas Padjadjaran.
BISA UJIAN DARI RUMAH?
Tentu saja pertanyaan ini tidak tepat, karena yang namanya ujian ada pengawas dan ada tempat steril yang layak untuk melaksanakan ujian.

Nah, jika kamu berminat ikutan, pastikan gadget kamu sesuai kualifikasi serta batere gadget dalam keadaan penuh. Sebaiknya bawa power bank untuk berjaga-jaga. Trus, hapusin deh, file dan foto-foto yang nggak diperlukan dalam hape.
Bukannya kalau pakai gadget sendiri, banyak peluang terjadi kecurangan? Misalnya, mengintip file yang lain atau browsing? Setiap metode pasti ada kemungkinan untuk curang. Dari mulai cara yang "tradisional" seperti nanya peserta lain hingga yang canggih. Nah, inilah tantangan bagi panitia untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Sebaliknya, sebagai peserta, jangan coba-coba berbuat kecurangan. Risikonya berat, gaes!
Tapi bisa juga peserta jadi salfok gara-gara ujian pake gadget sendiri, Misalnya, tiba-tiba malah kepoin foto-foto artis atau mantan ketimbang ngeliat dan ngerjain soal #salfok !
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

0 comments:

Post a Comment